Mengenal 4 Jenis Mesin EDC yang Tepat untuk Jualan Kamu

Mengenal 4 Jenis Mesin EDC yang Tepat untuk Jualan Kamu

Mesin EDC merupakan jenis mesin yang bisa mempermudah transaksi pembayaran penggunanya. Faktanya, bukan hanya fitur-fiturnya saja yang beragam, melainkan jenis-jenis mesin EDC juga sangat bervariasi.

Jika ingin memiliki mesin EDC, maka sebaiknya kenali terlebih dahulu apa-apa saja jenis mesin EDC. Pilih dengan baik kira-kira mesin EDC seperti apa yang diinginkan. Perhatikan juga plus minus dari setiap mesin EDC sebelum memilihnya.

Pengertian Mesin EDC

Mesin EDC merupakan solusi terbaik untuk mempermudah transaksi pembayaran non-tunai. Hanya dengan menggesekkan kartu debit saja, siapapun bisa langsung melakukan transaksi pembayaran secara praktis.

Mesin EDC adalah jenis mesin yang bisa membantu proses pembayaran dari pelanggan dengan memanfaatkan kartu debit maupun kartu kredit. Electronic Data Capture merupakan jenis mesin yang bentuknya amat mirip dengan telepon genggam zaman dulu.

EDC ini digunakan untuk memproses pembayaran dari transaksi sekaligus mencetak transaksi pembelian pelanggan dalam bentuk struk. Sebagai informasi, ternyata bukan hanya fitur-fiturnya saja yang beragam. Akan tetapi, jenis-jenis mesin EDC juga bervariasi.

Karena itulah, penting sekali untuk mengenali jenis-jenis dari mesin EDC sebelum memilihnya sehingga bisa digunakan di toko dengan baik. Bahkan ada juga mesin EDC yang menggunakan SIM card untuk bisa menjalankan mesin EDC.

Jenis-Jenis Mesin EDC

Terdapat beberapa jenis mesin EDC yang saat ini beredar luas di berbagai merchant. Bagi seorang pebisnis yang ingin mempermudah transaksi pembayaran lewat sistem mutakhir masa kini, maka ada baiknya untuk mengetahui apa saja jenis-jenis dari mesin EDC.

1. EDC GPRS Mobile

Mesin EDC GPRS mobile menjadi jenis mesin EDC yang sebetulnya juga sangat mudah ditemukan di berbagai merchant. Jenis mesin EDC ini akan memanfaatkan sinyal operator seluler agar bisa dioperasikan dengan baik.

Mesin EDC GPRS mobile bisa digunakan dengan baik tanpa perlu dicolok ke sumber aliran listrik. Hal ini karena mesin EDC ini sudah menggunakan baterai sehingga bisa diisi ulang dan sangat praktis dibawa ke mana-mana.

Jenis mesin EDC ini seringkali digunakan pada acara-acara khusus. Misalnya, pameran dan pertunjukkan tertentu. Sebab, di acara-acara seperti ini belum tentu ada sumber aliran listrik yang bisa digunakan untuk menghidupkan mesin EDC.

2. EDC GPRS

Dari sekian banyak variasi jenis mesin EDC, sebetulnya mesin EDC GPRS menjadi yang cukup ribet. Hal ini karena mesin EDC GPRS hanya dapat digunakan dengan memanfaatkan SIM card serta sumber alirana listrik.

Tanpa terkoneksi dengan aliran listrik, maka mesin EDC GPRS tidak bisa digunakan dengan benar. Dengan demikian, syarat mutlak agar bisa menggunakan jenis mesin EDC ini, maka harus dicolokkan terlebih dahulu dengan sumber arus listrik.

Karena alasan yang dinilai cukup merepotkan ini, maka tidak sedikit yang merasa malas untuk menggunakan mesin EDC. Daripada menggunakan jenis mesin EDC ini, maka sebagian orang lebih memilih menggunakan mesin EDC GPRS mobile.

3. EDC GPRS Fixed Line

Jenis-jenis mesin EDC memang sangat beragam. Salah satu yang bisa digunakan dan sangat direkomendasikan adalah EDC GPRS fixed line. Mesin EDC ini bisa dipakai apabila dikoneksikan dengan kabel telepon tetap.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa mesin EDC ini hanya bisa digunakan jika terhubung dengan kabel internet. Bagi para pebisnis tentu sangat umum menggunakan jenis mesin EDC ini. Pasalnya, sinyal kabel internet dianggap lebih stabil dibandingkan dengan sinyal operator seluler.

Siapapun tentu akan sangat mudah menemukan jenis mesin EDC ini di berbagai merchant. Mulai dari minimarket, supermarket, mal, rumah sakit, hotel, dan lainnya. Pastikan sudah bisa menggunakan mesin EDC dengan benar sehingga transaksi yang dilakukan akan berjalan secara lancar.

4. EDC Bank

Terakhir, mesin EDC bank. Sesuai dengan namanya, maka jenis mesin EDC ini dikeluarkan oleh pihak bank. Hal ini tentu saja sangat umum terjadi di Indonesia. Hampir semua bank di Indonesia memiliki mesin EDC masing-masing.

Hanya saja mesin EDC ini sedikit merepotkan pemiliknya. Sebab, pihak pemilik perlu terlebih dahulu mendaftarkan mesin EDC ke berbagai bank yang ingin diajak berkoneksi. Jika tidak handal, ini bisa membutuhkan waktu lama.

Walaupun terasa agak merepotkan, namun penggunakan jenis mesin EDC ini terbilang cukup intens. Bahkan tidak sulit untuk menemukan mesin EDC ini di berbagai merchant seperti minimarket, mal, hotel, dan tempat-tempat umum lainnya.

Manfaat Menggunakan Mesin EDC

Mesin EDC merupakan salah satu terobosan penting dan mutakhir bagi siapa saja yang ingin mendapatkan kemudahan saat melakukan transaksi pembayaran tertentu. Berikut merupakan manfaat mesin EDC bagi proses pembayaran.

1. Mempermudah Transaksi Pembayaran

Tidak dapat dipungkiri jika kehadiran mesin EDC bisa memberikan manfaat yaitu untuk mempermudah transaksi pembayaran. Jadi, mesin ini dapat digunakan untuk membayar belanjaan hanya dengan cara menggesek kartu debit maupun kredit penggunanya.

2. Memperlancar Transaksi Pembayaran

Di samping itu, mesin EDC juga bisa digunakan untuk memperlancar proses transaksi pembayaran. Tidak mungkin ada kendala seperti kurang kembalian dan sebagainya. Sebab, dengan menggunakan mesin EDC, maka segala proses pembayaran bisa dilakukan dengan lancar.

3. Mempermudah Kasir

Manfaat mesin EDC ternyata bukan hanya bisa dirasakan oleh pengguna atau konsumen saja. Akan tetapi, mesin EDC juga bisa sangat bermanfaat untuk kasir. Kasir tentunya tidak perlu repot lagi untuk memberikan uang kembalian bagi konsumen. Semua transaksi secara rapih dikemas dalam mesin.

4. Meminimalisir Risiko Negatif

Dengan menggunakan mesin EDC, maka transaksi pembayaran bisa dilakukan dengan aman. Maka secara tidak langsung, mesin EDC bisa meminimalisir risiko negatif dari adanya tindak kejahatan apapun. Jadi, tidak ada salahnya untuk menggunakan mesin EDC, bukan?

5. Hemat Waktu

Untuk transaksi pembayaran yang mudah dan praktis, maka mesin EDC dapat menjadi solusi yang baik. Bukan hanya bisa mempermudah konsumen atau pengguna saja, akan tetapi pihak lain juga akan merasa terbantu dengan mesin EDC ini, misalnya kasir.

Cara Menggunakan Mesin EDC

Bagi seorang pebisnis tentu sangat penting memiliki mesin EDC. Meskipun jenis-jenis mesin EDC beragam, namun sebagai calon pemilik sebaiknya perlu cari tahu bagaimana cara untuk menggunakan mesin pembayaran non tunai seperti ini.

  1. Gesekkan kartu debit atau kredit terlebih dahulu pada mesin EDC. Biasanya pihak kasir akan melakukan hal ini.
  2. Masukkan nominal transaksi yang akan dilakukan.
  3. Masukkan PIN kartu debit atau kredit yang digunakan.
  4. Jangan lupa klik Enter. Ini penting untuk memberikan perintah proses pembayaran.
  5. Jika proses transaksi sudah selesai dilakukan, maka akan muncul struk sebagai bukti transaksi yang sukses.

Jenis-jenis mesin EDC memang sangat beragam. Mulai dari jenis mesin EDC GPRS mobile, GPRS, GPRS fixed line hingga mesin EDC bank. Sebagai pebisnis, sebaiknya perlu menyediakan mesin EDC sehingga proses pembayaran bisa berjalan dengan baik dan lancar. Konsumen pun bisa kian nyaman.